THE SUSTAINABILITY OF PUBLIC HEALTH FINANCING IN INDONESIA

Hesty Handayani

Abstract


Dengan disahkannya UU No.40/2004 tentang SJSN, salah satu upaya pemerintah adalah memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia. Hal ini berdampak pada peningkatan belanja kesehatan publik. Kondisi ini sebaiknya diikuti dengan peningkatan pendapatan, sehingga dapat diperoleh sumber pem- biayaan yang berkesinambungan. Penelitian ini menyajikan besarnya elastisitas PDB per kapita regional pada pengeluaran kesehatan per kapita masyarakat di Indonesia. Studi ini menggunakan data panel dari 2007–2009 dan dibagi dalam dua cakupan analisis, yaitu: sebanyak  35 negara dan 33 provinsi di Indonesia. Penelitian ini menerapkan metode OLS dan Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elastisitas pendapatan pengeluaran kesehatan per kapita masyarakat sangat tinggi dan bisa ditafsirkan menjadi sangat sensitif terhadap perubahan pendapatan negara terutama untuk kasus Indonesia sehingga keberlanjutan rencana pembiayaan skema asuransi kesehatan masyarakat di bawah Sistem Jaminan Sosial Nasional cukup memprihatinkan.

Keywords


Belanja kesehatan publik; Elastisitas pendapatan; Asuransi kesehatan

Full Text:



DOI: http://dx.doi.org/10.14203/widyariset.17.1.2014.125-134

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2015 Widyariset

Indexed by :